Barokah

Dari bahasa Arab berarti bahagia (sa’adah), bertambah dan berkembang, baik dan tumbuh, secara baku digunakan dalam ungkapan penutup shalat dan saat bertemu atau berpisah dengan seseorang; Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu, artinya semoga keselamatan, rahmat dan barokah Allah bersamamu.

Dari “ucapan selamat” ini bisa dipahami bahwa harapan serta du’a yang dipanjatkan seseorang kepada orang lain agar senantiasa mendapat keselamatan, rahmat dan kebahagiaan serta kebaikan yang berkembang terus menerus.

Dalam menfasirkan ayat al-Shafat ayat 113. Kata baarakna, oleh al-Sa’di diartikan tumbuh dan bertambah dalam ilmu, amal dan keturunan.

Dalam ayat ali Imran 96 mubarak artinya banyak berkah, diberi berkah yang banyak, dalam ayat Maryam 31 kata mubarak diartikan bahwa barokah di sini adalah amar ma’ruf nahi munkar, alam surat Qaf ayat 9 diartikan banyak manfaatnya.

Secara sederhana kata barokah mengandung arti kebaikan yang terus menurus serta bermanfaat. Kata ini bisa menyipati sesuatu seperti tempat, rizki yang diterima manusia; kesuksesan perbuatan, sesuatu yang didapat, usia, ilmu, keturunan dan lainnya yang diterima manusia. Dalam hal ini sesuatu yang didapat oleh seseorang yang bersifat barokah akan memiliki nilai lebih dibanding dengan sesuatu yang sama didadapat oleh orang lain yang tidak barokah. Sebagai ilustrasi misalkan seorang mendapat Rp 500.000,- bagi yang mendapat barokah, maka dengan nilai tersebut dia bisa menafkahi keluarga, berinfak, membeli sesuatu yang bermanfaat dan beramal sholeh dengannya, sementara bagi orang lain nilai tersebut tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat; dipakai maksiat, dipakai judi dan seterusnya, bahkan diapun tidak dapat menikmatinya.

Ada tempat yang diberi keberkahan; bisa berebentuk kesuburan tanah, tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, serta diturunkannya para nabi seperti wilayah sekitar masjidil haram dan masjidil aqsha (al-Isra:1).

Segala sesuatu yang didapat oleh manusia juga bisa disifati barokah, ini yang sering diharapkan oleh semua orang sehingga terungkap dlam berbagai ucapan dan harapan, jika seseorang mendapat kesuksesan atau sesuatu, selalu diiringi dengan harapan agar diberkati Allah, baarokallah, semoga Allah memberikan barokah; harapan atas kelangsungan kebaikan serta manfaat dari pencapaian tersebut.

Barokah juga bisa senantiasa didapat oleh mereka yang telah meninggal dunia, seperti harapan dan du’a yang senantiasa diucapkan kepada Nabi Muhammad SAW setiap tasyahud waktu shalat.